Rabu, 29 Juni 2016

LAPORAN HY-VEGETABLES

     
“LAPORAN KEGIATAN USAHA KANGKUNG HYDOPONIK JILID II


NO.
TANGGAL
KEGIATAN
PERKEMBANGAN KEGIATAN
PENGELUARAN
 BIAYA
1.
27/04/2016
Pembersihan peralatan menanam seperti baskom dan keranjang dengan menggunakan air bersih.
Pembelian filter aquarium untuk lapisan dasar keranjang
Setelah dibersihkan peralatan di keringkan dengan cara dijemur
·     Filter aquarium Rp. 8000
2.
28/04/2016
Persiapan untuk menanam,
Potong filter aquarium sesuai ukuran dasar keranjang dengan menggunakan gunting Kemudian lapisi bawah keranjang dengan filter aquarium
Langkah – langkah kegiatan produksi :
1.     Proses Pensortiran Benih.
Siapkan baskom air  lalu isikan dengan air setengahnya saja, lalu tuang benih kangkung Mahar LP-1 merek Cap Panah Merah secukupnya ke dalam baskom, perhatikan benih tersebut setelah di tuang ke dalam baskom  karena pasti ada sebagian benih yang mengapung di atas permukaan air dan sebagian lagi tenggelam ke dalam air. Benih yang mengapung di permukaan air menunjukkan kualitas benih kurang bagus.
Benih yang mengapung kita kita buang dan benih yang tenggelam akan kita pergunakan untuk kegiatan produksi.
2.     Proses Penyemaian Benih
Untuk proses penyemaian yaitu,  alaskan keranjang berlubang dengan menggunakan Strimin nylon yang telah di potong sebelumnya lalu masukan 560 benih ke dalam 3 keranjang kotak berlubang kecil dan 40 benih ke dalam keranjang bulat berlubang kecil. Tempatkan keranjang berlubang di atas baskom wadahnya dan  isikan air hingga benih basah dengan air.
3.     Simpan keranjang ditempat yang gelap agar mempercepat proses pemecahan benih.


·     Pada proses pensortiran benih ditemukan banyak benih yang berkualitas tidak baik.
·     Proses selanjutnya menunggu benih kangkung sprout / pecah.


3.
29/04/2016
Pada malam hari benih telah sprout atau pecah dan esok paginya siap diperkenalkan sinar matahari
1hss
·    Terdapat beberapa benih yang tidak sprout, dalam tahap ini dilakukan pensortiran benih kembali.
·     Posisi benih diatur agar posisi benih tidak terlalu dekat dengan benih yang lain.


4.
30/04/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari, ini bertujuan agar benih mendapatkan sinar matahari untuk kebutuhan tumbuhnya.
Dalam proses ini benih akan tumbuh akar, posisi akar di perbaiki agar menghadap kebawah dan jumlah air di kurangi hingga filter basah saja.
Pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.

2hss (2 hari setelah semai)
·    Jika pada saat hujan, maka keranjang keranjang tersebut di pindahkan.

5.
31/04/2016
Sebagian benih mulai tumbuh daun.
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
Akar yang terbentuk telah panjang, maka jumlah air harus dikurangi, karena selain air tumbuhan membutuhkan oksigen untuk proses pertumbuhannya. Maka jumlah air dalam wadah yang berisi ai cukup diisikan sampai mengenai akar tanaman. Semprot tanaman menggunakan sprayer pada pagi hari.

3hss (3 hari setelah semai)
·     Kurangi jumlah air, karena akar tanaman sudah mulai tumbuh, harus ada space udara agar akar tidak terendam air agar akar tanaman tidak busuk. Jika jumlah air kurang maka di tambahkan.

6.
1/05/2016
Dilakukan pensortiran kembali karena terdapat benih yang tumbuh tidak maksimal. Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
Jumlah air dalam wadah di cek, jika kurang maka tambahkan secukupnya. Sempot tanaman dengan air biasa menggunakan sprayer pada pagi hari.
4hss (4 hari setelah semai)


7.
2/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah. Semprot tanaman menggunakan sprayer pada pagi hari.
5hss (5 hari setelah semai)


8.
3/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
Pada tanggak ini telah tumbuh daun sejati. Yaitu daun yang mucul setelah daun lembaga. Jika telah tumbuh daun sejati maka tanaman telah siap untuk di beri nutrisi hydroponik dengan jumlah nutrisi untuk per 1 liter yaitu 3 ml nutrisi A dan 3 ml nutrisi B di awal minggu pertama.
1.      Tuang air sebanyak 12 liter dalam wadah, lalu tambakan pekatan nutrisi A yang sebelumnya telah kita buat. Untuk 12 liter air yaitu 12x3ml = 36ml pekatan nutrisi A. Ambil nutrisi dalam botol mineral menggunakan suntikan lalu masukkan ke dalam air dan aduk hingga rata.
2.      Campurkan air yang telah tercampur dengan pekatan nutrisi A dengan pekatan nutrisi B sebanyak 12x3 ml =36 ml menggunakan suntikan, lalu aduk hingga rata. Kemudian tuang campuran nutrisi tersebut kedalam tiap keranjang yang berwadahkan baskom, pastikan air tersedia sampai batas tengah akar, agar terdapat ruang untuk oksigen bagi tanaman.
6hss (6 hari setelah semai)
·     Daun sejati telah muncul, tanaman siap untuk diberkan nutrisi hydroponik.
·     Pemberian nutrisi dilakukan secara bertahap dengan tujuan kadar nutrisi dalam air cepat terserap oleh tanaman, jadi per 1 minggu kadar nutrisi di tambah.

9.
4/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
7hss (7 hari setelah semai)


10.
5/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
8hss (8 hari setelah semai)


11.
6/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
Membuat campuran nutrisi agar baskom yang kekuarang air di tambahkan dengan air nutrisi. Kali ini air nutrisi yang dibuat hanya 3 liter saja.
Ambil 3 liter air lalu masukkan dalam wadah, ambil pekatan nutrisi A dan ambil menggunakan suntikan sebanyak 3x3ml = 9 ml, lalu aduk hingga rata. Kemudian campurkan pekatan nutrisi B sebanyak 9 ml menggunakan suntikan dan aduk hingga rata. Dan tambahkan baskom yang kekurangan air nutrisi secukupnya saja, sisanya simpan dalam botol mineral bekas.
9hss (9 hari setelah semai)
·     Penambahan air nutrisi pada tiap baskom/wadah.
·     Ukuran tanaman ± 6 cm

12.
7/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
10hss (10 hari setelah semai)


13.
8/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
11hss (11 hari setelah semai)


14.
9/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
12hss (12 hari setelah semai).
·     Dilakukan pengontrolan air nutrisi, jika air nutrisi berkurang, tambahkan.

15.
10/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
Pada usia tanaman telah mencapai 13hss waktunya penambahan kadar nutrisi yaitu ditambahkan 2 ml per 1 liter air.
13hss (13hari setelah semai).
·     Penambahan nutrisi dengan kadar nutrisi ditambah 2 ml pekatan nutrisi A dan 2 ml pekatan nutrisi B per 1 liter. Jadi total dalam 1 liter air mengandung 5ml nutrisi A dan B.

16.
11/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
14hss (14 hari setelah semai).


17.
12/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
15hss (15 hari setelah semai).


18.
13/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
16hss (16 hari setelah semai).
·     Dilakukan pengecekan air nutrisi.

19.
14/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
17hss (17 hari setelah semai).
·     Penambahan air nutrisi pada tiap keranjang yang kurang air nutrisi, tambahkan secukupnya

20.
15/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
18hss (18 hari setelah semai).


21.
16/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di letakkan di samping rumah.
19hss (19 hari setelah semai).


22.
17/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
Dilakukan penambahan kadar nutrisi pada air, yakni ditambah 2 ml pekatan nutrisi A dan 2 ml pekatan nutrisi B untuk tiap 1 liter
20hss (20 hari setelah semai).
·     Penambahan nutrisi dengan kadar nutrisi ditambah 2 ml pekatan nutrisi A dan 2 ml pekatan nutrisi B per 1 liter. Jadi total dalam 1 liter air mengandung 7ml nutrisi A dan B.

23.
18/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.

Membuat air nutrisi kembali sebanyak 3 liter  dengan kadar nutrisi pertiap liter 7 ml. lalu simpan dalam botol mineral bekas.
21hss (21 hari setelah semai).
·     Air nutrisi di simpan dan dipergunakan untuk menambahkan keranjang yang kekurangan air nutrisi

24.
19/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
22hss (22 hari setelah semai).


25.
20/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
23hss (23 hari setelah semai).


26
21/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
24hss (24 hari setelah semai).
·     Penambahan air nutrisi pada keranjang yang kurang air nutrisnya

27.
22/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
25hss (25 hari setelah semai).


28.
23/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
26hss (26 hari setelah semai).


29.
24/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
27hss (27 hari setelah semai).
·     Penambahan air nutrisi.

30.
25/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
28hss (28 hari setelah semai).


31.
26/05/2016
Pada pukul 06.00 WIB keranjang keranjang tersebut di letakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan pada pukul 17.00 WIB keranjang di pindahkan kedalam rumah.
29hss (29 hari setelah semai).
·     Dilakukan pengontrolan air nutrisi.

32.
27/05/2016
Kangkung telah siap di panen, kangkung di potong menggunakan gunting yang bersih, kemudian kangkung di kumpulkan dan dibersihkan dan dikeringkan kemudian di serahkan ke bagian packing untuk dilakukan proses packing produk.
Hasil yang diperoleh yaitu sebanyak 20 ikat kangkung,
·     Untuk produk yang akan dijual terdiri dari 25 batang kangkung,  lalu di ikat menggunakan selotip fresh vegetables.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar