Selasa, 18 Maret 2014

PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
1. Pengertian dan arti penting Komunikasi
            Sebelum kita membahas tentang peran penting komunikasi ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang arti atau pengertian dari komunikasi, pengertian komunikasi sendiri terdiri dari dua aspek, yaitu pengertian secara umum dan pengertian secara paradigmatik.
1.1. Pengertian komunikasi secara umum
        Dalam kehidupan manusia yang bermasyarakat pastinya senantiasa selalu berorganisasi dan terlibat komunikasi, terjadinya komunikasi karna adanya konsekuensi hubungan sosial. Terjadinya interaksi sosial disebabkan Interkomunikasi. Komunikasi secara umum pun dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu komunikasi secara etimologis yang maksudnya apabila 2 orang terlibat dalam komunikasi yang memiliki kesamaan makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan, dan jika pembicaraan tersebut saling dimengerti satu sama lain oleh pembicaranya maka bersifat komunikatif, sedangkan jika tidak saling mengerti maka bersifat tidak komunikatif, dan yang kedua adalah komunikasi secara terminologis yang artinya komunikasi yang melibatkan banyak orang dalam proses terjadinya, atau bisa juga disebut sosial communication.
1.2. Pengertian Komunikasi secara paradigmatis
        Dalam pengertian paradigmatis ini komunikasi memiliki tujuan teertentu, dan dapat dilakukan secara lisan, tulisan, media massa dan lain-lain. Komunikasi dalam peran paradigmatis sendiri juga memiliki sifat Intensional yang artinya dengan tujuan, jadi harus dilakukan dengan perencanaan. Definisinya Komunikasi secara paradigmatis sangat banyak, namun dapat disimpulkan dengan:
" Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang 
   kepada orang lain untuk memberi tau atau untuk merubah sikap, pendapat  
   atau perilaku, baik langsung secara lisan, ataupun tidak langsung melalui
   media."

Definisi Fungsional Komunikasi Organisasi
       Komunikasi Organisasi didefinisikan sebagai penafsiran pesan unit-unit komunikasi dari bagian suatu organisasi. Komunikasi organisasi dapat terjadi kapanpun setidaknya dilakukan satu orang yang memiliki jabatan dalam suatu organisasi. Komunikasi organisasi cenderung menekankan kegiatan penanganan pesan. Komunikasi organisasi, dipandang dari suatu perspektif(subjektif) adalah proses penciptaan makna atas interaksi dari suatu organisasi.

2.  Jenis dan Proses Komunikasi
          2.1. Proses Komunikasi
          Pada pengertian komunikasi nampaknya ada sejumlah komponen yang dicangkup. Dalam bahasa komunikasi komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut:
·         Komunikator: Orang yang menyampaikan pesan
·         Pesan : Pernyataan yang didukung oleh lambang.
·         Komunikan : Orang yang menerima pesan.
·         Media : Sarana atau saluran yang mendukung pesan bila komunikan jauh      tempatnya atau banyak jumlahnya.
·         Efek : Dampak sebagai pengaruh dari pesan.

Tehnik berkomunikasi adalah cara penyampaian suatu pesan yang dilakukan oleh seorang komunikator sehingga menimbulkan dampak tertentu pada komunikan. Pesan yang disampaikan komunikator adalah sebuah pernyataan, pernyataan tersebut  dibawakan oleh lambang, biasanya bahasa. Dikatakan demikian karena komunikasi adalah bahasa, sebab bahasa dapat menyatakan pernyataan sese orang mengenai hal-hal, baik yang konkret maupun yang abstrak.

Proses-proses komunikasi, diantaranya yaitu:
Ø  Proses Komunikasi tatap muka
   Dikatakan demikian karena saat komunikasi berlangsung sag komuikator dan komunikan saling berhadapan sambil saling melihat.Dalam kondisi ini sang komunikator dapat mengkaji diri si komunikan secara langsung. Berdasarkan jumlah komunikan yang dihadapi komunikator, komunikasi tatap muka diklsifikasikan menjdai 2 jenis. yaitu:
1.      Komunikasi antarpesona: Komunikasi antara komunikator dan seorang komunikan.
2.      Komunikasi kelompok: komunikasi dengan sejumlah komunikan.

Ø  Proses Komunikasi Bermedia
   Komunikasi bermedia adalah komunikasi yang menggunkan saluran atau saran untuk meneruskan suatu pesan kepada komunikan. Komunikan yang dijadikan sasaran diklasifikasikan menjadi:
1.      Komunikasi bermedia massa : digunakan apabila komunikan berjumlah banyak dan bertempat tinggal jauh.
2.      Komunikasi bermedia nirmassa :   digunakan dalam komunikasi untuk orang-orang tertentu.

3. Komunikasi Efektif   
            Berkomunikasi efektif berarti adanya pengertian yang sama yang dimiliki oleh komunikator dan komunikan tentang suatu pesan. Dalam berkomunikasi yang efektif adapula syarat-syaratnya, antara lain yaitu :
·         Menciptakan suasana ynag menguntungkan.
·         Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap.
·         Pesan yang digunakan dapat menggugah perhatian dari pihak komuniakan.
·         Pesan dapat menumbuhkan rasa penghargaan dari pihak komunikan.

Komunikasi efektif dipandang sebagai suatu hal yang kompleks atau penting, dianggap penting karna dalam kehidupan yang terjadi biasanya menghadirkan situasi kritis yang perlu penganganan secara tepat. Dan adapula syarat utama dalam komunikasi efektif, yaitu karakter yang kokoh yang dibangun dari pondasi pribadi yang kuat.

            Komunikasi efektif juga terjadi apabila suatu pesan yang diberitahukan komunikator dapat diterima dengan baik atau sama oleh komunikan. Untuk memperoleh komunikasi yang efektif ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan, yaitu:
·         Menganalisa
·         Menyalahkan
·         Menghakimi
·         Menasehati
·         Menginterogasi
Ciri-ciri Komunikasi Efektif
1.      Istilah
2.      Spesifik
3.      Tersusun Baik
4.      Objektif, Akurat, dan Aktual
5.      Efisien
6.      Hukum Komunikasi yang Efektif


4. Implikasi Manajerial

            Implikasi manajerial adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dengan cara meningkatkan kapasitas, kualitas, efiseiensi, dan efektivitas dari sumber daya yang ada. Implikasi manajerial memiliki arti Proses Pengambilan Keputusan Partisipasif dalam Organisasi Manajerial yang baik.

sumber :
·         http://edoparnando27.wordpress.com/komunikasi-efektif/  18/03/2014 pk.20.30
·         http://dimasihsanprasetyo.blogspot.com/2013/05/implikasi-manajerial.html?m=1 pk.20.50
·         Effendy,Onong Uchjana, Dinamika Komunikasi,PT Remaja Rosdakarya, Bandung,1992
·      Pace, R Wayne dan Don F. Faules, Komunikasi Organisasi,Pt Remaja Rosdakarya, Bandung,1998